Peluang Teoritik
Pada pembahasan sebelumnya, kalian telah mempelajari cara menentukan ruang sampel dan titik sampel dengan menggunakan tabel maupun diagram pohon.
Pada pembahasan ini akan dijelaskan tentang peluang teoritik.
Peluang teoritik adalah
perbandingan antara frekuensi (banyak) kejadian yang diharapkan atau kejadian
yang mungkin terhadap frekuensi (banyak) semua kejadian yang mungkin dalam
suatu percobaan (ruang sampel).
Supaya lebih mengerti
hubungan antara ruang sampel dengan peluang teoritik, perhatikan beberapa
contoh berikut.
Contoh 1:
Sebuah dadu dilambungkan
keatas hanya sekali. Hitunglah peluang munculnya muka dadu bernomor:
a. 2
b. bilangan genap
Penyelesaian:
Ruang sampel = S = {1,
2, 3, 4, 5, 6} maka n(S) = 6
a. Misalkan A = munculnya
muka dadu bernomor 2:
A = {2}
maka n(A) = 1, sehingga peluang muncul muka dadu bernomor 2:
b. Misalkan K =
munculnya muka dadu bilangan genap
K = {2, 4,
6} maka n(K) = 3, sehingga peluang muncul muka dadu bilangan genap adalah:
Contoh 2:
Dua buah dadu dilempar
bersama-sama. Tentukan peluang munculnya dadu pertama bernomor 4.
Penyelesaian:
Langkah pertama tentukan
ruang sampel dari percobaan dua buah dadu dengan menggunakan tabel sebagai
berikut.
berdasarkan tabel di
atas diperoleh n(S) = 36
A = kejadian muncul dadu
pertama bernomor 4
A = (4,1), (4,2), (4,3),
(4,4(, (4,5), (4,6) maka n(A) = 6
Peluang munculnya dadu
pertama bernomor 4
Nah, Jika masih ada yang
belum jelas. Minta penjelasan sama Guru Mapelnya.
Penjelasan materi Peluang Teoritik dalam bentuk video dibawah.
VIDEO





Tidak ada komentar:
Posting Komentar